BMKN
Valve pada Mixing Tank: Pengertian,Fungsi, dan Contoh Penggunaannya di Industri

Dalam proses industri, valve memliki fungsi yang jauh lebih besar bukan hanya sebagai aksesoris. kedua alat ini memiliki perannya masing-masing, mixing tank sebagai pencampur berbagai bahan, sedangkan valve mengatur aliran agar proses berjalan higienis, aman, dan konsisten. Tanpa dukungan valve yang tepat, kualitas produk berisiko menurun.

Pengertian Valve

Secara umum, valve adalah perangkat mekanis yang digunakan untuk membuka, menutup, atau mengatur aliran fluida dalam suatu sistem perpipaan. Pada mixing tank, valve berfungsi sebagai pengendali utama agar bahan yang diproses dapat mengalir sesuai kebutuhan produksi.

Jenis-Jenis Valve pada Mixing Tank

Setiap mixing tank butuh valve dengan fungsi berbeda. Lalu, apa saja jenis valve yang umum dipakai? Simak Penjelasannya.

Ball Valve

Gambar ilustrasi ball valve pada mixing tank untuk menjelaskan pengertian, jenis, fungsi, dan contoh penggunaannya di industri.

Ball valve adalah valve dengan bola berongga di bagian tengah yang dapat diputar 90 derajat untuk membuka atau menutup aliran. Jenis ini populer karena mudah dioperasikan, tahan lama, serta mampu mencegah kebocoran.

Ball valve banyak dipakai dalam berbagai aplikasi, termasuk pada mixing tank untuk mengatur pembuangan cairan hasil pencampuran.

Butterfly Valve

Butterfly valve pada mixing tank untuk mengatur aliran cairan di industri makanan, minuman, dan farmasi.

Butterfly valve memiliki piringan tipis berbentuk cakram yang berputar di porosnya untuk mengontrol aliran. Keunggulannya adalah ringan, hemat ruang, dan mudah dipasang.

Butterfly valve umumnya digunakan pada aliran dengan tekanan rendah hingga sedang, seperti jalur distribusi air atau sirup dalam industri makanan dan minuman.

Check valve

Check valve pada sistem perpipaan mixing tank untuk mencegah aliran balik cairan

Check valve berfungsi memastikan fluida hanya mengalir ke satu arah dan mencegah terjadinya aliran balik. Valve ini bekerja otomatis dengan memanfaatkan tekanan aliran. Fungsinya penting untuk melindungi pompa atau peralatan lain agar tidak rusak akibat arus balik.

Dalam mixing tank, check valve sering ditempatkan pada jalur pompa transfer.

Globe Valve

Globe valve pada mixing tank untuk mengatur laju aliran cairan dengan presisi.

Globe valve dirancang dengan cakram berbentuk bola pipih yang bergerak naik turun untuk mengatur aliran. Berbeda dengan gate valve, globe valve bisa digunakan untuk mengatur laju aliran secara presisi.

Karena sifatnya yang mampu mengendalikan tekanan dan volume, globe valve sering dipakai pada sistem perpipaan yang membutuhkan kontrol detail, seperti aliran uap atau cairan bertekanan.

Gate Valve

Gate valve pada mixing tank untuk membuka dan menutup aliran cairan secara penuh

Gate valve adalah jenis valve yang bekerja dengan cara mengangkat atau menurunkan gerbang (gate) untuk membuka dan menutup aliran. Desainnya sederhana dan biasanya digunakan untuk aliran lurus dengan kebutuhan buka-tutup penuh.

Gate valve tidak cocok untuk mengatur laju aliran, tetapi efektif saat dibutuhkan kontrol on/off secara total, misalnya pada saluran utama bahan baku.