Tantangan Operasional Centrifugal Pump di Lapangan
Centrifugal pump merupakan komponen penting dalam sistem perpindahan fluida di berbagai sektor industri. Komponen ini banyak digunakan karena mampu memberikan aliran yang stabil dan efisiensi operasional yang tinggi. Namun, dalam kondisi lapangan, performa centrifugal pump tidak selalu berjalan optimal.
Pada industri farmasi, pangan, dan kimia, masalah pompa centrifugal dapat langsung berdampak pada stabilitas produksi dan kualitas produk akhir. Gangguan kecil pada pompa centrifugal sering disebabkan oleh instalasi sistem, karakteristik fluida, dan pemilihan spesifikasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan proses.
Tarikan Fluida Tidak Konsisten
Flow tidak stabil pompa menjadi kendala yang umum terjadi pada sistem produksi berkelanjutan. Ketidakstabilan aliran biasanya berkaitan dengan kondisi suction dan desain instalasi yang kurang optimal.
Air Entrainment
Air entrainment terjadi saat udara ikut terhisap ke dalam sistem centrifugal pump. Keberadaan udara dalam fluida dapat menurunkan efisiensi impeller dan mengganggu kontinuitas aliran. Akibatnya, kapasitas pompa menjadi tidak konsisten dan tekanan sistem berfluktuasi.
Cavitation
Cavitation muncul ketika tekanan inlet terlalu rendah dibanding kebutuhan operasional pompa. Gelembung uap yang terbentuk akan pecah di dalam casing dan menyebabkan getaran serta kerusakan komponen. Dalam jangka panjang, kondisi ini mempercepat keausan pada centrifugal pump dan menurunkan keandalan sistem.
Pengaruh Viscosity terhadap Performa Pompa
Viscosity fluida memiliki pengaruh besar terhadap kinerja centrifugal pump di industri. Perbedaan tingkat kekentalan akan memengaruhi daya dorong impeller dan efisiensi aliran.
Fluida Kental vs Fluida Encer
Fluida kental membutuhkan energi lebih tinggi untuk dipindahkan dibandingkan fluida encer. Jika spesifikasi pompa tidak disesuaikan dengan karakteristik fluida viscous, maka flow rate akan menurun dan tekanan menjadi tidak stabil. Kondisi ini sering terjadi pada industri kosmetik, farmasi cair, dan produk berbasis cairan kental.
Solusi Engineering: Optimasi Sistem Piping dan Pump Selection
Solusi teknis perlu dilakukan melalui pendekatan engineering yang terintegrasi. Evaluasi tidak hanya berfokus pada unit pompa, tetapi juga mencakup desain piping, suction line, dan kondisi operasional proses. Pendekatan ini penting untuk menjaga stabilitas aliran dan efisiensi centrifugal pump di lapangan.
Engineer PT BMKN melakukan analisis duty point, viscosity curve, dan konfigurasi sistem piping sebelum menentukan spesifikasi pompa yang tepat. Analisis ini membantu memastikan pemilihan Pompa Sentrifugal sesuai dengan karakteristik fluida dan kebutuhan proses industri.
Dalam implementasinya, PT BMKN berperan sebagai engineering partner yang berpengalaman dalam mengaplikasikan teknologi pompa industri dari vendor global seperti Alfa Laval ke berbagai sektor manufaktur di Indonesia.
Sebagai vendor resmi peralatan proses higienis, Alfa Laval menyediakan teknologi Pompa Sentrifugal berstandar global. PT BMKN kemudian mengintegrasikan sistem piping, instalasi, dan penyesuaian teknis agar performa pompa optimal pada aplikasi fluida viscous, proses higienis, serta lini produksi farmasi, F&B, dan kosmetik.
